(Video) Al-Akh Muhammad Sulthon – LIVE Qiyamul Lail 11 Ramadhan 1438 H Masjid Al-Hakim Padang

1274

Dianjurkan menghidupkannya malam-malam Ramadan dengan qiyamul lail, shalat dan beribadah, serta mengkhususkan sepuluh malam terakhir dengan menambah ibadah dengan bersungguh-sungguh, memohon ampunan dan rahmat, serta mencari Lailatul Qadar yang lebih baik  dari seribu bulan.

Shalat Taraweh termasuk bagian dari qiyamul lail. Dinamakan Taraweh karena di antara rakaatnya diselingi sedikit istirahat. Karenanya, masalah ini luas, seseorang dibolehkan shalat waktu malam  dengan jumlah rakaat yang dia kehendaki, dan di waktu malam kapan saja.

Dalam kita Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah, 34/123, dijelaskan, “Tidak ada perbedaan di antara (kalangan) para ahli fiqih bahwa qiyamul lail Ramadan adalah sunnah. Berdasarkan sabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam :

ومن قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

”Barangsiapa berdiri (menunaikan shalat) di bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”

Para ahli fiqih mengatakan: “Sesungguhnya shalat Taraweh adalah Qiyam Ramadan, oleh karena itu yang lebih utama adalah memaksimalkan waktu malam  (dengan shalat) karena ia termasuk qiyamul lail.”

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY